Dua Sisi Eksistensi Hidup Manusia

Nikmatnya Bisnis Online

Seperti Anda maklum, bahwa manusia itu makhluk sosial. Pada dasarnya, setiap orang senang hidup bermasyarakat. Tidak dapat hidup menyendiri secara total. Setiap orang membutuhkan orang lain, bahkan walau hanya berupa pengakuan.

Manusia-Sebagai-Makhluk-Sosial

Karenanya:

Perjalanan hidup setiap orang, termasuk Anda dan saya, akan memiliki pengaruh terhadap orang lain. Sebaliknya, disadari atau tidak perjalanan hidup seseorang itu akan dipengaruhi orang lain. Siapa pun itu; ibu, bapak, saudara, teman, sahabat, atau seorang tokoh masyarakat.

 

Maka:

Sudah seharusnya kita berhati-hati dalam setiap aktivitas sosial. Pertimbangkan, apakah tindakan kita akan membawa maslahat atau madarat. Untuk diri sendiri ataupun orang lain. Menjadi pahala atau dosa.

Contohnya:

Anda perempuan yang sudah bersuami bertemu seorang pria di cafe. Sekadar minum kopi dan berbincang. Tak lupa berfoto dan upload di media sosial. Sebelum pulang, seperti kebiasaan Anda cipika-cipiki dan berpelukan.

Masalahnya, ada tetangga Anda yang melihat kejadian itu. Lalu tersebarlah berita miring tentang Anda, cipika-cipiki dan berpelukan dengan pria lain di cafe. Mereka kira Anda berselingkuh. Padahal sebenarnya pria itu kakak kandung Anda sendiri yang sudah belasan tahun bekerja di luar negeri.

Nah, jangan kira bahwa berdosa orang yang bergosip, membicarakan sikap atau perilaku Anda. Pikirkan, bisa jadi Anda pun berdosa karena melakukan sesuatu yang memicu orang bergosip ^_^

Facebooktwitterlinkedinmail